Magetan - Dalam dunia pesantren, dua nilai utama yang selalu ditekankan dalam proses pendidikan adalah kemandirian dan kedisiplinan santri, kedua hal ini bukan hanya sekedar aturan tetapi merupakan pondasi karakter yang membentuk santri di ponpes Al Ikhlas menjadi pribadi yang kuat, tangguh dan berakhlak, Senin (26/1/26).
Di tengah arus modernisasi dan kemajuan teknologi, pesantren tetap memiliki peran penting dalam menanam nilai-nilai moral dan etika melalui pembiasaan hidup mandiri serta disiplin, namum untuk menjawab tantangan zaman, pesantren kini juga perlu memanfaatkan pendekatan digital agar pembinaan santri lebih terstruktur dan efisien.
Hadirnya Bati Wanwil Koramil Tipe B 0804/08 Barat Serka Dhidik Rudiawan di tengah-tengah santri untuk membentuk tanggung jawab pribadi melalui kemandirian, santri di ajarkan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Santri di bina untuk terbiasa mengatur waktu, menyiapkan kebutuhan dan menyelesaikan tugas tanpa bergantung pada orang lain.’’Ujarnya
Peran pesantren Digital dalam menumbuhkan kemandirian santri Transformasi digital di dunia pesantren membuka ruang bagi inovasi dalam pembinaan karakter santri. Melalui sistem digital seperti siskesakti proses pembelajaran dan manajemen persantren dapat dilakukan secara lebih transparans dan efisien.(R.8)

Updates.