Magetan - Kementerian kelautan dan perikanan (KKP) menggelar program Budi Daya Ikan di 100 lokasi koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai upaya percepatan swasembada protein Nasional, program ini mengusung teknologi Bioflok untuk komoditas ikan lele dan nila. Saat ini Kelurahan Tebon kecamatan Barat Kabupaten mengembangkan teknologi tersebut, Kamis ( 29/01/26 ).
Keunggulan bioflok tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga ramah lingkungan karena limbah airnya tidak berbau dan lebih hemat penggunaan air Seleras dengan prinsip ekonomi biru.komoditas ikan lele dan nila dipilih karena memiliki permintaan pasar tinggi serta mudah terserap, program ini diharapkan tidak hanya menyediakan sarana fisik tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan petani pembudidaya.
Bati Komsos Koramil Tipe B 0804/08 Peltu Suroto sangat mengapresiasi usaha budidaya ikan lele yang dikembangkan. Kehadiran Bati Komsos dalam kegiatan launching ini merupakan wujud nyata komitmen Kodim 0804 Magetan Koramil Tipe B 0804/08 Barat dalam mendukung program pemerintah daerah dan Desa, Khususnya di bidang ketahanan pangan.Sinergi antara TNI, Pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjaga guna mewujudkan Desa yang mandiri, tangguh dan sejahtera secara berkelanjutan, Tuturnya
Sementara itu, Staf ahli Bupati bidang ekonomi pembangunan dan keuangan Yok Sudarwaji S.STP, .MSi menyampaikan, bahwa ketahanan pangan desa harus dibangun melalui inovasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tetapi benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi warga serta kegiatan ini juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain.
Dengan diluncurkannya program ketahanan pangan melalui budidaya ikan lele sistem bioflok ini, diharapkan kelurahan Tebon mampu meningkatkan kemandirian pangan, membuka peluang usaha baru.(R.8)
