Magetan. - Pengajian rutin Nahdlatul ulama (NU) kali ini fokus sebagai wadah untuk menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama (Wasathiyah) yang menjadi fondasi kerukunan antar umat beragama. melalui forum ini, NU menanamkan pemahaman keagamaan yang inklusif dan toleran sehingga menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis dan jauh dari konflik berbasis agama, acara tersebut digelar di Balai Desa Ngumpul Kecamatan Barat Kabupaten Magetan, Selasa (14/4/26)
Pengajian menjadi instrumen untuk mengklarifikasi informasi (Tabayyun) agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu keagamaan yang dapat memicu perpecahan, pendekatan dakwah yang adaptif terhadap budaya lokal sehingga pesan damai lebih mudah diterima oleh masyarakat yang majemuk.
Keterlibatan Anggota TNI dalam kegiatan kewilayahan bersama Nahdlatul ulama (NU) merupakan wujud nyata dari kemanunggalan Tni-rakyat untuk menjaga stabilitas keamanan dan mempererat tali silaturahmi
Melalui pendekatan ke tokoh Agama, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat, Bati Komsos Koramil Tipe B 0804/08 Barat Peltu Suroto aktif melakukan dialog sebagai bagian dari strategi kontra radikalisasi untuk menjaga ideologi bangsa yang moderat. Pengamanan kegiatan pengajian dan pertemuan rutin NU tersebut terjalin saling bersinergi antara TNI-POIRI dan Banser agar terlaksana dengan tertib, aman dan kondusif bagi masyarakat setempat.Pungkasnya (R 8)

Raditya